Minggu, 04 Maret 2018

Delayed Sweetheart


Deru angin kian terdengar,oh cho rim melangkah tegap menuju pintu gerbang kampus president university.Oh cho rim mulai mencari ruang pendaftaran untuk kuliah disana dengan bertanya kepada seseorang yang sepertinya bukan orang asli indonesia.
“Sorry,can i ask to you?” tanyanya dengan logat bahasa inggris
“yes,you can ask me.what happen?”lontar orang itu
”emm...you..you..know registration roomtanyanya lagi
“oh there is..” orang itu menunjukkan arah ruang pendaftaran
Oh cho rim mulai mendaftar kuliah dan mengambil program studi pendidikan bahasa inggris,walau vocabulary dan speaking-nya yang kurang baik dia tetap fighting.oh cho rim mengisi dan melengkapi data pendaftaran.ketika oh cho rim bergegas mengumpulkan berkas tersebut,dan dia menabrak seseorang yang sedang berdiri.tiba-tiba......
”brrukkk”suara amplop jatuh
“astagfirullah,maaf kak.saya terburu-buru”tangannya mulai meraih amplop yang terjatuh
“oh iya tidak apa” ucap lelaki itu dengan senyumannya sembari memungut amplopnya
Mereka tak menyadari bahwa amplop mereka tertukar,karena warna amplopnya sama.oh cho rim langsung mengumpulkan dan segera pulang untuk mempersiapkan awal masuk kuliahnya.
Aroma gulai ayam tercium oleh oh cho rim dan membuatnya terbangun dari mimpi indah.
“oh no,ini udah kesiangan.ini kan awal aku masuk kuliah”gerutu oh cho rim sembari melirik jam tangannya
dengan jurus gesitnya,oh cho rim sampai di kampus.dia langsung bertanya ke ruang pendaftran mengenai kelasnya.oh cho rim menghiraukan program studi yang tertera diatasnya,karena dia hanya melihat nama dan ruang kelas yang akan dia masuki.ketika dia masuk ke kelas itu dia bingung,sebab tidak ada mahasiswa putri di kelas itu.
“nama kamu siapa?”dosen itu mulai bertanya
“nama saya oh cho rim pak”jawabnya dengan nafas terengah-engah
“maaf nak,mungkin anda salah kelas.ini program studi teknik sipil”lontar dosen itu
“hahahaha....salah kelas ya neng”suara ejekan para mahasiswa dikelas itu mulai gaduh
“what?yang bener ni..malu-maluin banget sih.makanya kog gak ada yang cewek.ikh nyebelin”gumamnya dalam hati
”maaf pak,saya salah kelas”jawabnya singkat
Dengan rasa bete,akhirnya dia mulai keluar dari kelas itu dan mengkonfirmasi ke bagian pendaftran tentang kejadian tadi.ternyata data dia tertukar dengan seseorang.diapun kini tersadar akan hal itu.oh cho rim langsung menyambar kertas putih yang tertera namanya dan memastikan dengan benar kelasnya.setelah sekian lamanya,oh cho rim mulai mengikuti mata kuliah dengan baik.dan di sana oh cho rim memiliki teman dekat baru yang bernama tsuzuki rika dan joo ma ri.

60 hari telah berlalu,oh cho rim  mencari novel di perpustakaan lantai 2.ketika oh cho rim hendak mengambil novel yang dia inginkan,oh cho rim tak dapat menggapainya karena rak bukunya terlalu tinggi.kakeru pun muncul ditengah oh cho rim dalam kesusahan dan membantunya.kakeru adalah lelaki yang paling populer dan digemari oleh para jomblowati di president university.oh ya,ternyata kakeru itu yang dulu amplopnya tertukar dengan oh cho rim.
”duh,susah amat yak”oh cho rim mencoba menggapainya
“yang ini kan?”tanya kakeru sembari memberikannya ke oh cho rim
“iya,makasih”jawabnya dengan menundukkan kepalanya dan menerima novel itu
“tsuzuki rika........ joo ma ri....come here.ada cwo ganteng nih”teriaknya dalam hati
Mereka bercanda ria dan bertukar pikiran bahkan bertukar number handphone.lama kelamaan mereka bertambah dekat dan menjalin suatu hubungan bahkan menjadi trending topick satu kampus.
“cie..kapan nraktir kita,rim?”gurau joo ma ri
“iya nih,perut udah manggil-manggil kantin.hahahaha”lanjut tsuzuki rika
“sekarang juga boleh,gimana,kakeru”tanya oh cho rim sembari tersenyum malu
“ehemm..ehem..minta ijin dulu tuh”ejek joo ma ri.Mereka semua akhirnya makan bersama di kantin dengan suasana bahagia.
Dengan berjalannya waktu,oh cho rim mengetahui bahwa kakeru memiliki kepribadian kurang dalam beribadah.akhirnya dia memutuskan untuk tidak menjalin hubungan yang special lagi.walaupun dia perfect tak ada gunanya jika kakeru tak mengenal allah swt,apa sih arti hidup ini jika tak kenal dengan tuhan??pasti hidupnya tak punya arah dan tujuan yang benar.
“kakeru,hubungan ini tak bisa dilanjutkan lagi,sebab aku tak lagi menyayangi mu.bahkan jika kamu tak mengerti alasanku itu kamu bisa menyalahkanku tentang semuanya.terima kasih”bunyi message yang dikirim oh cho rim ke kakeru.Tak ada balasan sedikitpun dari kakeru,mungkin ini yang terbaik untuk mereka.
walau oh cho rim masih menyimpan sejuta cinta dihatinya tetapi dia tak ingin salah arah dalam mencari pasangan hidupnya.oh cho rim teringat istilah “Big zero” ketika neneknya ngajarin dia,”gimana caranya menilai seorang cowok (sebenernya berlaku untuk cewek juga).nenek bilang,semua kelebihan seorang cowok dari soal tampang,soal ketajiran atau soal keenceran otaknya harus dikasih nilai nol!begitu peraturannya.nah,ada satu hal yang harus dikasih nilai 1 (satu),maksudnya jika aku tahu itu cowok termasuk orang yang mengenal allah dan sayang banget ama allah,maka aku harus kasih nilai tambah 1 (satu)”oh cho rim mulai mengingat danmempraktekkannya di buku diary nya.Nilai seorang kakeru :
Kelebihan                                                        nilai
1.      Ganteng banget                                               0
2.      Tajir                                                                 0
3.      Ayahnya direktur Bank                                  0
4.       Mobilnya ada sembilan                                  0
5.      Rumahnya besar buanget                                0
Total                                                                      00000
“nah,ini kenyataanya!!astagfirullah..rasanya tu berat buat mengakui hal ini”omelnya dalam hati
Dan ternyata nilai seorang kakeru adalah 00000 (sebenernya bisa tambah panjang,karena kelebihan kakeru masih banyak lagi) atau seperti nenek oh cho rim katakan dengan istilah Big Zero.
“Klo kakeru mengenal allah swt.maka aku bisa nambahin nilai 1 (satu) dan harus diletakkan di depan sendiri.jadi gini seharusnya nilai seorang kakeru klo dia cinta ama allah : 100.000. subhanallah”gumamnya dalam hati sembari menulis semua itu dibuku diary nya,
Kini oh cho rim menjalani aktivitas kuliahnya dgn baik walau tanpa penyemangat dari seorang kekasih sebab penyemangt utama dan terpenting itu adalah diri oh cho rim sendri dan yang kedua adalah orang tua serta sahabat-sahabatnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar